Senin, 23 Februari 2026

Kematian Bocah Sukabumi, Autopsi Temukan Luka Bakar

Tim Redaksi
Iklan
Kematian Bocah Sukabumi, Autopsi Temukan Luka Bakar
Autopsi bocah NS Sukabumi temukan luka bakar di tubuh korban yang meninggal dunia.

TANGERANG SELATAN - Kematian seorang remaja berusia 12 tahun berinisial NS warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulond Sukabumi, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah dugaan kekerasan fisik mencuat ke permukaan. Insiden domestik ini memicu perdebatan luas di jagat maya menyusul beredarnya rekaman memilukan saat korban menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebelum mengembuskan napas terakhir.

Peristiwa ini bermula saat kondisi kesehatan NS menurun drastis ketika sang ayah, Anwar Satibi, sedang bekerja di luar kota. Anwar mengaku terkejut melihat perubahan fisik anaknya yang sangat kontras dibandingkan saat ia berangkat bekerja. "Pas pulang, sebelum berangkat kan belum terjadi apa-apa.

Maksudnya kulitnya belum hancur, belum apa-apa," ucap Anwar kepada awak media di RS Bhayangkara Setukpa Polri Sukabumi pada Jumat, 20 Februari 2026. Anwar menambahkan bahwa istrinya sempat berdalih bahwa kondisi kulit yang melepuh tersebut hanyalah akibat demam biasa.

Namun, ia merasa ada keganjilan yang sangat besar.

"Pas pulang kondisinya sangat jauh dari sebelumnya," imbuhnya. Berdasarkan pengakuan Anwar, tindakan kasar yang diduga dilakukan oleh ibu tiri korban bukanlah yang pertama kali terjadi. Setahun silam, saat NS masih duduk di bangku kelas 6 SD, kasus serupa sempat dilaporkan ke pihak berwajib namun berakhir dengan perdamaian melalui surat pernyataan.

"Sebelumnya dulu juga pernah terjadi penganiayaan, saya laporkan, cuma istri saya datang memohon, sujud ke saya dan akhirnya saya minta saran ke Pak Asep dan tidak ada salahnya memaafkan siapa tahu berubah," terangnya. Meski sempat dimaafkan, Anwar menegaskan bahwa secara administratif laporan kepolisian tersebut belum sepenuhnya dicabut hingga saat ini.

***

Iklan
Tim Redaksi

Tags

Terkini