Andra-Dimyati Akselerasi 8 Program Pembangunan Banten dalam Setahun
Layanan ini juga mencakup penyuluhan kesehatan, imunisasi, pemeriksaan ibu dan anak, layanan laboratorium sederhana, hingga penanganan kegawatdaruratan. Program Banten Cerdas berupaya mewujudkan pemerataan pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Berangkat dari kesadaran akan potensi bonus demografi dan kebutuhan SDM berdaya saing tinggi, Andra-Dimyati berkomitmen menjamin akses pendidikan yang setara, bermutu, dan terjangkau bagi putera-puteri Banten. Wujud nyatanya adalah dengan penerapan kebijakan Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh Swasta se-Provinsi Banten.
Pada tahun pertama pelaksanaan 2025, Program Sekolah Gratis diikuti oleh 801 sekolah swasta dengan total 60.705 siswa terverifikasi. Program Sarjana Penggerak Desa memberikan beasiswa hingga Rp20 juta per orang, dengan fokus pada bidang pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, peternakan, ekonomi, akuntansi, dan teknologi informasi.
Banten Kuat merupakan perwujudan dari program strategis nasional pemerintah pusat di daerah yang dikenal dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP). Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmennya dengan menetapkan 4 lokasi Mock-Up representasi koperasi percontohan berbasis komunitas lokal.
Keempat lokasi mock-up ini bahkan menjadi lokasi percontohan terbanyak di Indonesia. Capaian Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh wilayah Provinsi Banten sendiri telah mencapai 99.9% atau sebanyak 1.551 unit, dan hanya menyisakan 1 desa yakni Desa Kanekes, Baduy, Kabupaten Lebak untuk menghormati adat istiadat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat ekonomi Banten sepanjang 2025 tumbuh 5,37 persen dibanding 2024.
Pada Triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,64 persen secara tahunan atau year-on-year dan 2,22 persen per triwulan atau quarter-to-quarter. "Provinsi Banten pada tahun 2025 mencatat pertumbuhan ekonomi positif sebesar 5,37 persen, meningkat dari sebelumnya 4,97 persen. Salah satu penopangnya adalah sektor ketahanan pangan," ujar Gubernur Andra Soni.
Program Banten Indah bertujuan untuk mewujudkan pariwisata Banten yang terintegrasi, berkualitas dan berkelanjutan. Berorientasi pada perbaikan, penataan dan pengembangan di sekitar kawasan-kawasan wisata di Banten, program ini berfokus pada optimalisasi kondisi infrastruktur, penyempurnaan sarana prasarana wisata, peningkatan sadar wisata masyarakat.